Sinergi Mahasiswa dan Dosen PGSD Cibiru bersama Prodi PTOIR FPTK UPI dalam Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat “Pendampingan Projek Pengajaran STEM Bagi Guru di Sekolah SD IT Daarul Huda Melalui Assistive Technology”

Mahasiswa dan dosen PGSD Cibiru bersama program studi Pendidikan Teknik Otomasi Industri dan Robotika FPTK UPI telah melaksanakan kegiatan pendampingan projek pengajaran STEM bagi guru serta praktek bimbingan belajar STEM berbasis teknologi di SD IT Daarul Huda yang berada di daerah Jatisari, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang.  Intan Samrotul Fuadah (Mahasiswa PGSD Cibiru 2023) dan Humairo Husnul Khotimah (Mahasiswa PGSD Cibiru 2023) dalam bimbingan Ibu Triana Lestari, S.Psi., M.Pd. merumuskan capaian indikator perkembangan dari materi STEM anak usia sekolah dasar serta merancang desain  pengelolaan kelas dalam praktek bimbingan belajar STEM berbasis asistif teknologi bagi siswa.

Kegiatan ini dilaksanakan dengan beberapa tujuan pokok, salah satunya yaitu mengamalkan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini juga ditujukan untuk meningkatkan minat siswa terhadap proses pembelajaran, baik saat penyampaian materi maupun saat evaluasi (asesmen). Tujuan ini tentunya dapat dicapai melalui produk inovasi berbasis teknologi asistif yang dirancang khusus untuk mempermudah guru dan siswa ketika menyampaikan materi (presentasi) dan ketika melakukan asesmen selama berlangsungnya pembelajaran.

Produk inovasi yang dirancang oleh Dosen dan Mahasiswa Pendidikan Teknik Otomasi Industri dan Robotika tersebut berbentuk aplikasi yang menyajikan dua opsi kegiatan, meliputi Presentasi dan Quiz. Opsi Presentasi memudahkan guru atau siswa dalam melakukan presentasi karena ketika guru atau siswa berpresentasi, mereka cukup menggunakan gestur tangannya untuk menggerakan kursor mouse ataupun untuk fitur presentasi lainnya. Kemudian, opsi Quiz mempermudah guru dalam melakukan evaluasi karena guru dapat menambahkan soal dan kunci jawabannya ke dalam aplikasi tersebut sehingga guru tidak perlu memeriksa jawaban siswa satu per satunya karena skor akhir akan muncul ketika siswa telah selesai menjawab. Bagi siswa sendiri, opsi Quiz menjadi evaluasi yang menyenangkan karena siswa hanya perlu menjawab setiap soal dengan menggunakan gestur tangan. Hal ini menjadikan kegiatan evaluasi terasa menyenangkan seperti layaknya bermain game. Panduan lebih lanjut terkait penggunaan aplikasi ini telah dicantumkan di booklet yang dirancang oleh tim mahasiswa.

Kegiatan pengabdian masyarakat ini berhasil mendapatkan respons positif dari berbagai pihak khususnya dari pihak SD IT Daarul Huda sendiri karena berdampak baik bagi sekolah, seperti kualitas pendidikan yang cenderung meningkat melalui implementasi metode pengajaran STEM yang lebih modern dan teknologi-sentris; para guru yang dapat meningkatkan kompetensi pengajaran khususnya di bidang STEM dengan menggunakan teknologi asistif; semakin berkembangnya kurikulum yang mengimplementasikan STEM; serta meningkatnya minat dan partisipasi siswa dalam kegiatan pembelajaran. Dengan adanya kegiatan pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat membawa dampak positif bagi banyak pihak dan dapat menginspirasi untuk perubahan di masa yang akan datang.

Booklet panduan penggunaan aplikasi https://www.canva.com/design/DAGChSIFer4/NlZiT9gQs_RGFxCB1ernFw/edit?utm_content=DAGChSIFer4&utm_campaign=designshare&utm_medium=link2&utm_source=sharebutton